Puasa Jadi Tambah Gemuk, Salah Dimana ya?

Puasa Jadi Tambah Gemuk, Salah Dimana ya? – Puasa Ramadhan yang tinggal 1 bulan lagi kita jalankan sebagai perintahAllah SWT, juga dapat dijadikan kesempatan menurunkan berat badan.

Tidak salah memang, mengingat saat berpuasa, seseorang pastinya akan membatasi jumlah asupan makanan dan minuman setiap hari selama satu bulan penuh..

Namun, terkadang tujuan tadi tidak sama dengan kenyataan. Kenyataannya, malah puasa malah tambah gemuk bagi sebagian orang yang menjalankan puasanya. Salahnya dimanaa?

Dokter ahli gizi klinik Saptawati Bardosono menjelaskan, bertambahnya berat badan sedang di saat sedang berpuasa Ramadhan biasanya disebabkan karena kebiasaan makan yang salah, khususnya di saat sahur dan berbuka.

Puasa Jadi Tambah Gemuk, Salah Dimana ya?

Kesalahan tersebut diantaranya salah memilih jenis makanan dan jumlah asupan makanan, nah hal tersebut yang mengaikatkan meski puasa tapi malah tambah gemuk .

Drg Saptawati mencontohkan, kebiasaan orang Indonesia di saat berbuka puasa dengan minuman dan makanan manis adalah satu contoh yang memicu naiknya berat badan.

Makanan dan minuman yang manis manis membuat otak cenderung tidak cepat merasa dipuaskan, meski kalori yang kita asup sudah banyak.

“Belum lagi dampak minuman dan makanan manis yang membuat kita ketagihan. Setelah minum atau makan yang manis-manis, biasanya kita akan lebih berkeinginan untuk makan manis-manis lagi,” kata staf pengajar di Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini .

Selain itu, minuman dan makanan manis yang dikonsumsi langsung ketika berbuka puasa juga dapat membuat kenaikan gula darah terjadi dengan cepat. Hal ini akan meningkatkan risiko bagi mereka yang menderita diabetes mellitus.

“Karena itu, sebaiknya di saat berbuka puasa nanti, utamakan untuk mengganti cairan yang hilang terlebih dahulu yaitu dengan mengonsumsi air putih. Barulah kita makan buah yang manis seperti kurma untuk mengganti kadar karbohidrat dalam tubuh yang sudah menurun setelah berpuasa seharian,” saran ibu dokter.

Selain minuman dan makanan manis, Saptawati juga menyoroti soal konsumsi makanan lemak tinggi, seperti makanan cepat saji sebagai hidangan berbuka yang tidak tepat. Ini karena, menurut Saptawati , makanan berlemak sebetulnya tidak terlalu dibutuhkan untuk tubuh yang tengah berpuasa. Jadi tidak heran bila puasa tapi tambah gemuk saja.

Sebaliknya, zat gizi yang paling dibutuhkan bagi tubuh saat berpuasa adalah karbohidrat dan protein. Pasalnya, kedua zat gizi ini mengalami penurunan kadar yang pesat saat puasa, selain air tentu saja. Jumlah makanan yang dimakan juga perlu menjadi perhatian.Biasanya karena sudah berpuasa seharian, orang merasa perlu makan lebih banyak dari yang seharusnya. Inilah yang membuat berat badan melejit meskipun berpuasa.”Jangan makanan berlebihan saat berbuka dan sahur, kuncinya hanya itu,” tegas Saptawati . (Ahli Gizi)

Leave a reply