Makanan Wajib Konsumsi Agar Cedera Cepat Sembuh

Makanan Wajib Konsumsi Agar Cedera Cepat Sembuh – Dalam masa pemulihan cidera, biasanya kamu disarankan dokter untuk mengistirahatkan tubuh dari aktivitas yang memberatkan. Selagi beristirahat, ada beberapa makanan yang sebaiknya kamu konsumsi agar cedera kamu bisa sembuh cepat. Selain itu, beberapa makanan berikut ini juga dapat membantu untuk meningkatkan stamina tubuh Kamu. Beriktu daftar makanan yang harus kamu konsumsi biar cepat sembu cederanya:

Makanan Wajib Konsumsi Agar Cedera Cepat Sembuh

Biasanya orang yang sedang cedera lebih banyak mengurangi asupan makanannya, karena khawatir berat badan mereka cepat naik karena sedang “puasa” olahraga. Namun, hal ini merupakan langkah pemulihan yang keliru. Mengurangi asupan makanan malah akan menghambat tubuh untuk memulihkan cedera.

Dikutip dari Fitness Magazine, selama masa pemulihan cedera tubuh harus tetap mendapat asupan energi dan zat gizi yang dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan atau sel tubuh yang rusak. Berikut adalah empat kelompok makanan yang bisa kamu konsumsi agar cedera cepat sembuh.

1. Makanan Berprotein Tinggi

Cedera membuat bagian tubuh yang terluka menjadi kurang aktif. Hal ini menyebabkan penurunan kekuatan dan massa otot. Makanan dengan protein tinggi, khususnya yang mengandung asam amino, dapat meminimalisir efek negatif itudengan mencegah peradangan agar tidak semakin memburuk. Asam amino memperbaiki jaringan dan sel yang rusak pada luka. Karena itu, meningkatkan asupan makanan yang protein tinggi akan mempercepat proses pemulihan.

Kamu dapat memilih menu harian kamu yang terdiri dari daging merah, ikan dan makanan laut, ayam, telur, susu, produk susu (keju dan yogurt), atau pilihan makanan berprotein nabati yang tinggi. Bila kamu tidak bisa mendapatkan cukup protein dari keseluruhan asupan makanan saja, pertimbangkan juga untuk mengonsumsi susu protein.

Namun, jumlah protein yang kamu butuhkan amat bervariasi, bergantung usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, tingkat aktivitas, dan riwayat kesehatan. Atlet cenderung membutuhkan lebih banyak protein dibanding orang yang tidak atau cukup aktif.

2. Makanan Bervitamin C Tinggi

Vitamin C memiliki antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh agar cedera cepat sembuh. Vitamin C juga dibutukan untuk metabolisme protein dan pembentukan kolagen, yaitu jaringan ikat yang penting pada tubuh dalam membantu menjaga kesehatan tulang, otot, kulit, dan tendon.

Selain itu, makanan yang bervitamin C tinggi juga terbukti dapat meningkatkan energi kekebalan tubuh kamu dengan merangsang produksi sel darah putih. Vitamin C juga diperlukan tubuh untuk menyerap zat besi sehingga dapat membantu kamu terhindar dari anemia. Dengan segala fungsinya di atas, maka vitamin C dapat membantu kamu meningkatkan daya tubuh dan mencegah kamu dari kelelahan.

Ada banyak pilihan makanan bervitamin C tinggi yang bisa kamu konsumsi selama masa pemulihan cedera. Mulai dari paprika, stroberi, brokoli, tomat, melon, kubis, kiwi, mangga, wortel sampai bayam.

3. Makanan Mengandung Banyak Unsur Zinc

Dikutip dari Live Strong, sebuah artikel tahun 2003 pada jurnal Alternative Medicine Review melaporkan bahwa Unsur zinc berperan amat penting untuk membantu pembentukan DNA hingga pembelahan sel dan sintesis protein, yang penting untuk penyembuhan cedera otot.

Unsur Zinc seringkali ditemukan pada makanan yang berprotein tinggi. Jadi, bila mengonsumsi makanan berprotein tinggi berarti meningkatkan unsur zinc pada dalam tubuh kamu.

4. Makanan Lainnya

Selain mengadung protein, daging dan ikan juga mengandung zat kreatin yang dapat meningkatkan massa dan kekuatan otot. Zat alami ini telah menjadi suplemen populer yang biasa digunakan sebagai suplemen dan juga membantu mempercepat penyembuhan cedera.

Kemudian, untuk memperkuat sendi dan mengurangi nyeri sendi, kamu bisa memilih asupan yang mengandung glukosamin. Glukosamin tidak hanya ditemukan pada cairan yang mengelilingi sendi tetapi juga bisa didapatkan dari makanan seperti, kerang atau jagung fermentasi dan suplemen. Zat ini juga terlibat dalam pembentukan tendon, ligamen, dan tulang rawan. Namun hati-hati dengan zat ini, terkadang dapat menyebabkan alergi, khususnya untuk kerang atau yodium dan menimbulkan risiko pada penderita diabetes, wanita hamil, asma, dan hipertensi.

Selanjutnya, senyawa dari buah ceri dan tanaman kunyit memiliki sifat antiradang yang membantu menurunkan pembengkakan agar cedera cepat sembuh.

 

(Ahli Gizi)

Leave a reply