Keseleo, Ternyata Harus Ke Dokter loh!

Keseleo, Ternyata Harus Ke Dokter loh – Buat kamu yang sering berolahraga, olahraga sepak bola umumnya, pasti sudah sering berkenalan dengan yang namanya keseleo. Ya, rasanya keseleo memang menyakitkan, apalagi keseleo kaki. Bagian kaki akan tidak bisa digunakan untuk beraktivitas normal. Macam-macam efeknya, ada yang bengkak, jalan terpincang-pincang, hingga harus memakai tongkat.

Di Indonesia umumnya jika keseleo kaki, pertolongan yang dilakukan pertama kali adalah membawa diri ke tukang urut, meskipun beberapa ada yang pergi ke dokter. Sebenarnya ketika kamu keseleo, yang harus dilakukan adalah harus ke dokter loh. Simak deh penjelasan tentang penyembuhan keseleo ini.

Kenapa setelah keseleo kaki sebaiknya ke dokter?

Sebagai salah satu bentuk penyembuhan, banyak sekali orang yang lebih memilih untuk memijat bagian yang keseleo. Diurut untuk keselo kaki tidak bisa sembarangan, bahkan ada beberapa kasus yang justru tidak dianjurkan untuk melakukan urut. Kalau salah sedikit, akan bertambah parah kondisinya.

Perlu diurut kalau keseleo? Dalam dunia medis, hal ini sebenarnya tidak dianjurkan, karena pada saat terjadi trauma pada otot, ligamen, maupun tendon, justru dengan melakukan pengurutan malah hanya akan memperberat kondisi trauma dan proses peradangan yang terjadi.

Bila kamu ke dokter, maka kaki kamu akan mendapatkan penanganan sebagai berikut

  • Kondisi kaki atau bagian yang keseleo diperiksa, dilakukan diagnosis. Dokter akan menganjurkan istirahat untuk sementara waktu karena aktivitas yang berlebih pada bagian yang keseleo akan memicu terjadinya komplikasi lebih lanjut, misal ligamen yang robek akan semakin parah.
  • Dokter akan memberikan kompresan dingin dengan es pada kasus keseleo yang baru saja terjadi. Karena saat cedera berlangsung akan terjadi terjadi robekan pembuluh darah yang berakibat keluarnya “isi” pembuluh darah tersebut ke jaringan sekitar yang memicu timbulnya pembengkakan, pembuluh darah juga melebar sebagai respon peradangan. Pemberian kompres es bertujuan untuk “menyempitkan” pembuluh darah yg melebar sehingga mengurangi bengkak. Dokter akan melakukan kompresan kurang lebih 20 menit, tidak lebih. Karena jika terlalu lama juga akan mengganggu aliran darah.
  • Pada pengobatan medis selanjutnya, kaki yang keseleo akan ditekan dan dibalut dengan perban yang elastis guna mengurangi pembengkakan. Dalam pembebatan, dokter tidak akan mengikat dengan erat, agar aliran darah tidak terganggu yang justru dapat menghambat proses penyembuhan.
  • Dokter akan menyarankan untuk mengangkat bagian yang cedera, sehingga lebih tinggi dari anatomi jantung. Sebagai contoh jika engkel pergelangan kaki Anda yang cedera, maka bagian tersebut dapat diganjal dengan bantal setinggi di atas jantung untuk mengurangi proses pembengkakan.

Setelah proses di atas dilakukan maka kita tinggal menunggu selama 3-5 hari nantinya bengkak akan berkurang sendiri. Sedangkan untuk pemilihan obat anti nyeri ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa obat-obat ini justru akan menghambat proses alamiah penyembuhan karena reaksi peradangan merupakan reaksi alami tubuh dalam proses penyembuhan itu sendiri. Namun kembali pada kebijakan dokter dan kondisi pasien, jika dirasa memang diperlukan karena pasien merasa kesakitan bisa saja diberikan dengan resep.

Selain penanganan di atas, pada kondisi keseleo yang lebih parah alangkah baiknya periksakan diri kamu pada dokter untuk memastikan ada tidaknya kondisi patah tulang agar bisa dilakukan pertolongan.

So, kalau kamu keseleo harus langsung ke dokter ya! (Fisioterapi)

Leave a reply