Kaki Terkilir, Boleh Dipijat?

Kaki Terkilir, Boleh Dipijat? – Kamu terjatuh? Baik dari kendaraan atau tangga, lalu kaki kamu terkilir? Biasanya yang pertama kali disarankan orang terdekat adalah mengobatinya dengan pergi ke tukang pijat untuk dipijat. Boleh gak sih?

Pergelangan kaki yang terkilir (sprain ankle) merupakan cedera yang terjadi saat pergelangan kaki terpelintir sehingga pergelangan kaki kamu, posisinya salah dan mengakibatkan ligamen yang menahan persendian pergelangan kaki menjadi meregang atau sobek. Ligamen adalah jaringan seperti pita yang menyelimuti sekeliling sendi yang berfungsi untuk menghubungkan tulang yang satu dengan lainnya. Biasanya, kaki yang terkilir memerlukan waktu sampai 10 hari hingga beberapa minggu untuk pulih, tergantung dari tingkatan cedera yang dialami.

Kaki Terkilir, Boleh Dipijat?

Untuk penyembuhannya boleh gak dipijat? Jawaban Dokter adalah TIDAK! Karena pijat kaki yang dilakukan secara sembarangan malahan akan memperparah kondisi serta tingkat pembengkakan pada kaki.

Lalu, apa yang harus dilakukan untuk menyembuhkan kaki terkilir tadi?  Berikut beberapa hal yang harus kamu lakukan ketika kaki kamu terkilir:

1. Mengistirahatkan Kaki

Untuk menghindari kemungkinan kaki terkilir lebih parah lagi, sebaiknya kamu membatasi segala akitivitas yang membutuhkan banyak kerja kaki. Istirahatkan pergelangan kaki kamu semaksimal mungkin. Dengan cara ini, proses penyembuhan akan berjalan optimal.

2. Mengkompres Kaki

Berikutnya meminimalisir kemungkinan bengkak bertambah parah dengan langsung mengompres area yang cedera dengan es batu. Suhu dingin dari es batu terbukti optimal dalam membekukan darah dibagian yang terluka sekaligus mengurangi memar jadi secara otomatis rasa sakit jua akan berkurang.

Hindari mengompres dengan air panas, ya! Karena langkah ini justru dapat menyebabkan peredaran darah di area yang terluka semakin lancar. Hasilnya, pembuluh darah pun menjadi sulit membeku dan akan terasa lebih sakit.

3. Mengubah Posisi Kaki terhadap Jantung

Jarang yang mengetahui bahwa cara kamu memposisikan kaki yang cedera turut memengaruhi rasa sakit yang dirasa. Ternyata, rasa sakit dapat dikurangi dengan memposisikan kaki yang terkilir lebih tinggi dari jantung. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir denyutan pada pembuluh darah kaki ketika jantung sedang memompa. Jika kamu memposisikan kaki lebih rendah dari jantung, maka aliran darah akan semakin kuat saat jantung sedang memompa. Nah ini yang menyebabkan kaki terasa lebih nyeri. Solusinya, kamu bisa menyangga kaki kamu dengan beberapa tumpukan bantal atau meletakan kaki ditembok sehingga posisi kaki menjadi lebih tinggi dari jantung. Mudah, bukan?

4. Membalut Kaki

Saat mengalami cedera di pergelangan kaki, kamu disarankan untuk membalutnya dengan perban elastis atau neoprene (karet sintetis). Hal ini dilakukan untuk meminimalisir gerakan pada bagian yang keseleo agar luka pada ligamen tidak bertambah parah. Eits, jangan memperban pergelangan kaki terlalu kencang atau erat, ya! Karena langkah ini justru akan membatasi aliran darah ke kaki. Segera lepas perban jika jari-jari kaki berubah warna, kesemutan, atau mengalami mati rasa.

Selain dengan mempraktikkan langkah-langkah di atas, kamu dapat mencoba membalur area yeng terkena cedera dengan menggunakan beberapa bahan alami, seperti jahe, minyak jarak, kunyit, bawang putih, dan bawang merah karena bahan-bahan tersebut dapat mempercepat proses penyembuhan. Semoga bermanfaat ya!

(Fisioterapi)

Leave a reply