Salah Kaprah, Sakit Saraf Sama Dengan Penyakit Jiwa

Salah Kaprah, Sakit Saraf Sama Dengan Penyakit Jiwa – Orang awam banyak yang menganggap bahwa sakit jiwa sama dengan sakit saraf. Padahal itu salah besar. Penyakit jiwa dugaan penyebab paling kuat adalah tekanan lingkungan dan ketegangan. Memang pada beberapa kasus, penyakit jiwa disebabkan karena kerusakan pusat saraf secara fisik.

Ciri-ciri umum dari penyakit jiwa adalah cemas, takut, tidak mengenali diri sendiri atau lingkungan, kadang- kadang agresif atau lemah sekali.

Adapun penyakit saraf merupakan serangan fisik terhadap pusat saraf, yaitu otak dan sumsum tulang belakang atau sistem saraf. Penyakit saraf dapat juga disebabkan oleh infeksi virus, virus poliomyelitis yang menyerang sumsum tulang belakang, sehingga mengakibatkan kelumpuhan.

Kecelakaan dapat juga menyebabkan kerusakan pada jaringan otak sehingga menimbulkan kelumpuhan total atau sebagian, atau kehilangan penciuman, nyeri hebat sepanjang jalur tertentu dan sebagainya.

Pengerasan pembuluh darah maupun tekanan darah tinggi sampai mengakibatkan perdarahan otak, bisa menyebabkan darah mengisi rongga otak dan merusak sel saraf serta jaringan sekitarnya. Biasanya penderita mengalami lumpuh sebagian. Tumor pun bisa menyebabkan gangguan pada pusat saraf.

Jadi sekarang sudah tahu ya, perbedaan penyakit jiwa dan penyakit saraf?

 

(Dokter saraf)

Share to:
Leave a reply