Medika Plaza Gelar Rangkaian Acara Untuk Meriahkan HUT Ke 20

Jakarta -Rangkaian acara untuk meriahkan HUT ke-20 Medika Plaza di antaranya pelatihan pertolongan pertama untuk guru-guru yang ada di lingkungan Jakarta Selatan, kegiatan donor darah, dan seminar kesehatan.

Medika Plaza, pusat layanan kesehatan yang melayani konsultasi dan proses medical check-up melakukan serangkaian acara dalam rangka memeriahkan HUT ke-20.

Medika Plaza Gelar Rangkaian Acara Untuk Meriahkan HUT Ke 20

“Yang pertama kita lakukan pelatihan pertolongan pertama kepada guru-guru, sehingga ketika ada kecelakaan atau kejadian yang menimpa di sekolah, guru tersebut siap untuk memberikan pertolongan pertama,” ucap dr Nino Susanto, Director of Operations PT Kartika Bina Medikatama kepada Kabare.co, Rabu (20/9/2017).

“Kedua, kita adakan kegiatan donor darah bagi semua pekerja yang ada di lingkungan sini (klinik Medika Plaza), dan yang ketiga seminar-seminar untuk meningkatkan pengetahuan para dokter-dokter yang ada di perusahaan-perusahaan,” tambahnya.

Nino menjabarkan, selama 20 tahun ini Medika Plaza sudah berkembang, termasuk mengembangkan beberapa unit usaha. Dia berharap kedepannya nanti Medika Plaza dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk mempercepat pelayanan di bidang kesehatan, salah satunya untuk mempercepat hasil-hasil medical check-up sehingga hasil-hasil itu menjadi akurat dan dapat dipercaya oleh para klien.

“Medical check-up itu penting, namun kita harus cermat untuk memberikan status sehat atau tidak bagi pasien. Jika memberikan status tidak sehat kita harus melihat kondisi apa yang dipegang pasien. Jadi sehat atau tidaknya seorang pekerja adalah sesuai dengan jenis pekerjaan atau kebiasaan pekerjaan yang dilakukan,” ujarnya.

Dia mencontohkan, misalnya ketika seseorang mengalami diabetes dan dinyataan tidak sehat, dokter yang bersangkutan bisa memberikan pengobatan dan tretment pada pasien agar gula darahnya dapat dikontrol. Sehingga dalam keadaan gula darah terkontrol si pasien masih bisa melakukan beberapa pekerjaan yang mungkin tidak membahayakan penyakitnya,” ujarnya. (bas)

Share to:
Leave a reply