Adakah Efek Samping Fisioterapi? Ini Jawabannya

Adakah Efek Samping Fisioterapi? Ini JawabannyaFisioterapi dikenal sebagai salah satu perawatan medis non-bedah untuk menangani masalah keterbatasan fungsi serta gerak tubuh. Biasanya, terapi fisiki ini dilakukan untuk mengurangi risiko akibat cedera dan juga mencegah cacat fisik. Namun, adakah efek samping fisioterapi?

Dalam menjalani sebuah program fisioterapi, seorang pasien akan dibantu oleh seorang fisioterapis yaitu seorang spesialis atau ahli fisioterapi. Yang membuat fisioterapi ini sangat diperhitungkan adalah karena bisa dilakukan pada pasien dalam semua usia mulai dari anak-anak sampai dewasa.

Apa Indikasi Fisioterapi?

Sebelumnya, bagaimana dokter mempertimbangkan seorang pasien untuk menjalani fisioterapi untuk masalah yang dideritanya? Ada beberapa kondisi yang disarankan untuk menjalani program fisioterapi ini diantaranya adalah adanya gangguan tulang belakang, arthritis, carpat tunnel syndrome, cedera akibat olahraga, pasc patah tulang dan amputasi serta adanya gangguan sistem saraf dan otak.

Bagaimana Prosedur Fisioterapi?

Dalam sebuah program fisioterapi, biasanya program ini akan berlangsung mulai dari 30 – 60 menit untuk setiap sesinya. Dan dalam satu minggu bisa dilakukan berulang kali. Sebelum lebih lanjut membahas ada tidaknya efek samping fisioterapi, berikut ini tiga pendekatan utama yang biasanya dilakukan dalam suatu program fisioterapi:

Terapi Manual: Terapi ini dilakukan manual oleh tangan fisioterapis dengan cara membantu menggerakan, memanipulasi jaringan atau memijat bagian tubuh yang bermasalah.
Latihan dan Pergerakan: Pada pendekatan ini, fisioterapis akan membantu pasiennya untuk melakukan suatu gerakan tubuh tertentu.
Edukasi dan Saran: Pendidikan mengenai kebiasaan dan gaya hidup sehat juga menjadi bagian penting dalam program fisioterapi.

Adakah Efek Samping dari Fisioterapi?

Akan tetapi, apakah ada efek samping yang ditimbulkan oleh prosedur medis yang satu ini? Dikatakan bahwa fisioterapi tidak akan menimbulkan suatu risiko yang berbahaya bagi pasiennya. Tetapi, prosedur dalam fisioterapi ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman serta nyeri pada bagian tubuh tertentu yang ditangani.

Meskipun demikian, hal tersebut dibilang normal. Munculnya rasa cemas juga mungkin terjadi sebagai efek samping fisioterapi. Dalam hal ini, mengetahui lebih banyak mengenai fisioterapi akan membantu kita untuk tidak terlalu cemas dengan hasil yang dicapai.

Share to:
Leave a reply